METRO,kometpanas — Kota Metro kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas penyakit. Pada Jumat pagi, 16 Mei 2025, Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso turun langsung meninjau Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M-Plus yang digelar serentak di seluruh wilayah Kota Metro, dengan pusat kegiatan di kawasan Gerbang Prasanti, Jalan Yos Sudarso, Metro Pusat.
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Camat Metro Pusat, dan para Lurah, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Gerakan seperti ini hanya akan efektif jika masyarakat ikut aktif. Pemerintah mendampingi, tetapi peran utama ada di warga. Jangan tunggu sakit dulu baru bergerak,” tegas Bambang.
Gerakan 3M-Plus meliputi Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas, ditambah langkah tambahan seperti menggunakan obat nyamuk, memperbaiki saluran air, dan menghindari genangan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Eko Hendro Saputra, menyampaikan bahwa kasus DBD di Metro tahun 2024 mengalami peningkatan signifikan. PSN masif ini diharapkan menjadi strategi efektif menekan risiko penularan.
“Penyakit ini tidak bisa diatasi oleh petugas kesehatan saja. Lingkungan bersih adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Kegiatan PSN dilakukan serentak di 22 kelurahan, melibatkan warga, sekolah, hingga komunitas setempat. Partisipasi masyarakat terlihat tinggi—mulai dari membersihkan lingkungan, memeriksa saluran air, hingga mengajak tetangga untuk ikut serta.
Di akhir kegiatan, Wali Kota bersama rombongan meninjau langsung rumah-rumah warga untuk memastikan penerapan 3M, sekaligus membagikan brosur edukasi dan peralatan kebersihan.
Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, Metro optimis dapat memutus rantai penyebaran DBD dan mewujudkan kota yang sehat, aman, dan nyaman bagi semua.(ADV)

